Pentingnya Hygiene Dalam

Industri Makanan

By Ajidharma Corporindo (Distributor Bahan Kimia)
7 September 2018

Beberapa kasus terjadi didalam industri makanan dan mengancam kesehatan kita, antara lain :

Empat juta orang di Australia mengalami kasus keracunan, dimana kontaminasi Bakteria Salmonella meningkat menjadi 24 % dan Campylobacter menjadi 13 %.
(Sumber : Radio ABC Australia, 16 Okt 2014)

79 kasus Eksport Ikan Indonesia ke Amerika ditolak, dikarenakan 76% produk membusuk dan tercemar Salmonella.
(Sumber : Kontan.co.id 13 Sept 2017)

Produsen Susu Terbesar dari Prancis, menutup pabriknya di Eropa Barat karena produknya tercemar mikrobia.
(Sumber : Suara Pembaharuan  12 Jan 2018)

Dampak kontaminasi bagi industri makanan tersebut antara lain, kepercayaan masyarakat atas produk akan hilang, reputasi perusahaan menurun, dituntut masyarakat lembaga konsumen, dan akhirnya operasional perusahaan ditutup.

Kasus dan dampak tersebut tidak akan terjadi, bilamana pihak produsen makanan menyadari faktor-faktor penyebab terjadinya kontaminasi bakteria antara lain : area kerja yang terlalu kotor, kurangnya tingkat kebersihan individu, ketidakpahaman tentang jenis-jenis bakteri, tidak konsistennya SOP tentang kebersihan dan sanitasi, dan kurangnya tenaga pembersih yang terampil.

Dan dapat dipahami juga bahwa kadangkala biaya cleaning serta training karyawan menjadi salah satu faktor yang dirasa memberatkan perusahaan pada umumnya.

Untuk itulah Envirocare hadir memberikan solusi dan membantu perusahaan anda.
Dengan cara antara lain :

  • Gratis konsultasi masalah kontaminasi bakteria, dan cleaning-sanitasi via email envirocare@union.co.id
  • Gratis kunjungan untuk identifikasi lebih mendalam untuk kasusnya
  • ​​​​​​​Training Cleaning & Sanitasi dengan Standard HACCP
gallery/galeri artikel_hygiene industri makanan